Sikap pemerintah militer Jepang terhadap organisasi-organisasi pergerakan yang sudah ada pada masa itu yaitu D. Organisasi yang bersikap kooperatif diperbolehkan tetap berdiri. Sementara yang tidak dapat kooperatif dengan Militer Jepang akan dibubarkan dan dibekukan.
Organisasi pergerakan nasional tadinya didirikan agar Indonesia dapat mengusir penjajahan yang telah dilakukan Kolonial Belanda selama ratusan tahun lamanya. Taktik ini dijalankan Jepang agar dapat mengusir Kolonial Belanda dan dapat menguasai Indonesia sepenuhnya.
Pembahasan
Organisasi-organisasi nasional yang telah dibentuk didukung serta diberikan fasilitas oleh Militer Jepang dengan tujuan untuk memenangkan Jepang dalam Perang Asia-Pasifik sehingga dapat memukul mundur Kolonial Belanda di Indonesia.
Pada masa pendudukan Militer Jepang, tokoh-tokoh nasional pada masa itu masih menjalankan pergerakan dengan menggunakan taktik kooperatif dengan Militer Jepang agar organisasi nasional dapat terus berjalan.
Dibalik sikap kooperatif tersebut, tokoh-tokoh nasional tersebut menanamkan sikap nasionalisme terhadap para pemuda. Hingga akhirnya momentum saat Jepang terpaksa harus memukul mundur para pasukannya di Perang Asia-Pasifik termasuk di Indonesia karena kedua kotanya, Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh Amerika Serikat, Indonesia dapat merebut kemerdekaannya sehingga terjadilah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 agustus 1945.
Pelajari Lebih Lanjut
- Materi tentang Kedudukan Militer Jepang di Indonesia pada https://sebuahcatatan.live/as/catatanbrain/tugas/2152780
- Materi tentang Kedudukan Militer Jepang di Indonesia pada https://sebuahcatatan.live/as/catatanbrain/tugas/2152780
- Materi tentang Kedudukan Militer Jepang di Indonesia pada https://sebuahcatatan.live/as/catatanbrain/tugas/2152780
Detail Jawaban
Kelas : 11
Mapel : Sejarah
Bab : 4 - Pendudukan Jepang di Indonesia
Kode : 11.3.4
#AyoBelajar #SPJ2